Sejarah Ma’had Al-Mu’awanah Malnu

Sejarah Ma’had AI-Mu’awanah Malnu, Di era zaman sekarang ini. pesantren bukan hanya sekedar institusi pencetak santri atau kiyai. tetapi sebagai pengolah serta pengampu sebuah. pusat peradaban islam. yang nantinya melahirkan manusia yang memiliki pandangan luas. dalam dinamika kehidupanya.

Perguruan Islam Mathlaul Anwar Linahdlatil Ulama Pusat Menes. adalah suatu perguruan kharismatik khususnya di daerah Menes Pandeglang Banten.

PROFIL

Latar Belakang

Ma’had Al-Mu’awanah Malnu adalah. salah satu unit pendidikan dibawah naungan Yayasan Perguruan Islam (MALNU). Mathlaul Anwar Linahdlatil Ulama Pusat Menes. yang pada awalnya bernama Mathlaul Anwar. didirikan di Menes pada tahun 1916 M Bbertepatan dengan 1335 H.

Mathla’ul Anwar Linahdlatil Ulama (MALNU). menjadi salah satu lembaga pendidikan populer. yang dimiliki NU di Menes. Pandeglang, Banten. Kehadirannya sangat berpengaruh terhadap upaya penyebaran Islam. Ahlusunnah wal Jamaah di tanah jawara. karena ruh nya NU ada di Banten dan jasadnya ada di jawa timur dan di jawa tengah. http://maarif-nu.or.id/Warta/tabid/156/ID/10935/categoryId/4/Ruh-NU-Ada-di-Banten-Jasadnya-di-Jawa-Timur-dan-Jawa-Tengah.aspx

Berawal dari nama Mathla’ul Anwar (MA) tahun 1916. MALNU terus melakukan transformasi kaitannya dengan penyebaran Islam. rahmatan lil ‘alamin di dunia pendidikan.

Ahlussunnah wal Jama’ah sendiri merupakan. sebuah aliran atau paham yang berpegang teguh kepada al-Qur’an. hadits, ijma’. dan qiyas. KH Bisri Musthofa mendefinisikan. Aswaja yaitu aliran yang menganut madzhab fiqih yang empat. yakni Imam Syafi’i. Hanafi. Maliki. dan Hanbali.

Disisi lain Aswaja merupakan paham. yang mengikuti al-Asy’ari dan al-Maturidi dalam bidang akidah. sementara dalam bidang tasawuf mengikuti. syeh Junaid al-Bagdadi dan Imam Ghazali.

Paham Aswaja banyak diikuti oleh mayoritas. umat Islam di Indonesia khususnya diikuti oleh warga NU. yang di dalamnya mempuyai beragam konsep. yang jelas dilandasi dengan dalil-dalil yang qath’i.

Konsep Ajaran

Adapun salah satu konsep. yang terkandung dalam ajaran Aswaja yaitu. tawasuth, tasamuh, tawazun, dan amar ma’ruf nahi mungkar.

Yang dimaksud

tawasuth (moderat).

adalah sebuah sikap keberagamaan. yang tidak terjebak terhadap hal-hal yang sifatnya ekstrim.

Tasamuh,

sebuah sikap keberagamaan dan kemasyarakatan. yang menerima kehidupan sebagai sesuatu yang beragam.

Tawazun (seimbang),

adalah sebuah keseimbangan keberagamaan dan kemasyarakatan. yang bersedia menghitungkan berbagai sudut pandang. dan kemudian mengambil posisi yang seimbang proporsional.

Amar ma’ruf nahi mungkar. mengajak kepada kebaikan dan mencegah kepada kemungkaran. Mathla’ul Anwar sebagai lembaga pendidikan di Banten. menjadi wadah pengembangan Islam Ahlusunah wal Jamaah.

Di Usianya yang lebih dari satu abad. MA telah melahirkan banyak alumni yang berkontribusi penuh. untuk agama bangsa dan negara. Jika dihitung dari awal mulai berdirinya MA tahun 1916. tersebut maka usia Malnu kini sudah mencapai 104 tahun. usia yang sudah tidak muda lagi.

Meski tidak ada kata Nahdlatul Ulama di belakangnya. MA kala itu menjadi lembaga pendidikan yang komtimen menebarkan haluan ahlusunah wal jamaah. seperti yang diajarkan oleh Syekh Nawawi Al-Bantani. serta KH Hasyim Asy’ari.

bahkan hampir seluruh alumni dari MA tahun 1916. tersebut menjadi seorang kiai dan mendirikan pesantren. di sejumlah daerah di Indonesia.Tentunya dengan nafas yang sama. yakni ideologi islam ahlusunah wal jamaah.

Berbeda jika menghitung usia. MALNU dilihat dari dinamika para pendiri MA tahun 1953. pasca Muktamar NU di Palembang. jika dihitung dari tahun tersebut maka kini MALNU baru berusia 67 tahun. Berdasarkan catatan sejarah. tahun itu menjadi awal mula dualisme antara MA dan NU.

Sejarah Ma’had AI-Mu’awanah Malnu 

PENDIRI-PENDIRI MALNU MALNU

  1. KH. Abdurrahman Bin Jamal

  2. KH. E. Muhammad Yasin

  3. KH. TB. Sholeh Kananga

  4. KH. TB Arsyad Tegal

Satu sama lain saling terkait kekeluargaan sebagai berikut :

KH. Tb. Sholeh. mertua KH. Mas. Abdurrohman bin Jamal. dan KH. Tb. Sholeh. sepupunya Ratu Hj.Salamah. istri KH. Arsyad Tegal. yang punya anak KH. Tb. Rusydi. menikah kepada Nyi. Ayu Hj. Zenab binti. KH. E. Muhammad Yasin. ulama tersebut tidak sekedar menyatu badannya.

ilmu amaliahnya juga cita-cita luhur dalam pengembangan islamiyahnya mufakat, dan keempat ulama tersebut menyatu dalam visi dan misi sampai pada pendirian Mathlaul ‘Anwar.

PROSPEK DAN LANGKAH PERJUANGAN MALNU

Motto

Dengan berpedoman pada makolah. “ Almuhafadzotu ‘Ala Qodimissolih Walakhdzu Biljadidil Aslah” MALNU yang bergerak dan berjuang. untuk umat dalam rangka mewujudkan. cita-cita luhur para pendirinya.

maka kurikulum LP MALNU tidak pernah beranjak. dari prinsip dasar ‘ulama dan tidak mengenyampingkan perkembangan zaman dan permasalahannya.

Strategi

Perguruan Islam MALNU Pusat. telah melakukan langkah-langkah strategis baik melalui proses pengkaderan ulama. yang intelek melalui pengiriman alumni-alumni MALNU. dengan fasilitas beasiswa di berbagai perguruan tinggi. dengan upaya maksimal secara formal.

kedudukan Madrasah Aliyah Malnu Pusat Menes. telah mendapat pengakuan “mu’adalah-mu’adalah” dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.

dengan barokah dan ma’unah para pendiri. dan semoga di dalamnya ridlo Allah SWT. Madrasah MALNU baik MTs maupun Aliyahnya tahun 2006.

Sejarah Ma’had AI-Mu’awanah Malnu

SISTEM KURIKULUM & PENDIDIKAN

Sejarah Ma’had AI-Mu’awanah Malnu

System pendidikan yang diterapkan. pada Perguruan Islam MALNU (Mathla’ul Anwar Linahdlatil ‘Ulama). menggunakan system klasik dari tingkat 1 sampai 7. dengan menerapkan kurikulum pendidikan Ulama Salaf.

Sistem Klasik 1-7

Pada Tahun 1968 M.

system pendidikan disempurnakan dari system klasik tingkat I sampai 7. menjadi tingkatan yang bertingkat dari Madrasah; Ibtidaiyah. Tsanawiyah dan Aliyah.

Secara legalitas kelembagaan. dibentuk Yayasan Perguruan Islam MALNU di Menes Pandeglang-Banten. pada tanggal 7 Juli 1972. yang dikukuhkan dengan akta Notaris Tb. MH. Suhadisastra, No. 111 tanggal 11 Juli 1972. sebagai ketua Umumnya KH. Tb. Ma’ani Rusydi.

pada tahun 1989.

Perguruan Islam MALNU dan Ma’had Al-Mu’awanah Malnu. dan dari sinilah Ma’had Al-Mu’awanah Berdiri. menyatu menjadi sebuah sekolah berasrama (Boarding School). dengan menggunakan system pondok pesantren salafiyah dan modern. yang beralamatkan di Jalan Alun-Alun Timur Menes.

Demikian pula hasil kerjasama dan kehormatan dari berbagai pihak. seperti kerjasama dengan dubes Amerika. pada tahun 2005. telah memberangkatkan 4 orang siswa/siswi dari MALNU.

Tidak sekedar mu’adalah dengan Al-Azhar Kairo Mesir. namun tidak sedikit alumninya yang belajar di sana. demikian pula tidak sedikit santriawan dan santriawati. yang beroleh beasiswa dari Jaami’ah Al-Ahqof Republic Yaman.

 

Sejarah Ma’had AI-Mu’awanah Malnu

 

MENGETAHUI LAMBANG NO DAN ARTINYA

Sekedar untuk di ketahui lambang NO dan artinya. gambar bola dunia yang diikat dengan tali. di lingkari 5 bintang di atas garis khatulistiwa. dan diantaranya yang terbesar di bagian paling atas.

sedang empat bintang lainnya di bawah khatulistiwa sehingga jumlah bintang seluruhnya 9 (Sembilan). bintang terdapat tulisan NAHDLOTIL ‘ULAMA. lambang tersebut di berikan oleh KH. Ridwan ‘Abdullah setelah melakukan shalat istikhoroh.

1. Bumi : mengingatkan di ciptakan dari bumi. setelah di tanam kembali dalam bumi. dan di hari kiamat akan di bangkitkan kembali dari bumi.

2. Bintang : Bintang paling besar terletak paling atas melambangkan Nabi Muhammad SAW. Empat bintang kecil melambangkan Khulafaurrosyidin.

3. Empat bintang : di bawah khatulistiwa melambangkan Empat Madzhab.
Jumlah bintang ada Sembilan ini melambangkan Wali Songo dan bilangan terbesar.

4. Tampar/tali : Tampar melingkari bumi melambangkan persatuan dalam ikatan tali Allah (hablillah). Dua ikatan tampar di bawah bumi mengingatkan bahwa kenistaan dan kehinaan akan menimpa orang kafir. Jumlah lilitan tampar seluruhnya 99 melambangkan asmaul husna.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: