Keutamaan Membaca Doa Sayyidul Istighfar

Istighfar-yang dalam bahasa Arabnya (إستغفار)“ Istighfar” ataupun Astaghfirullah (أستغفرالله)‎. Istighfar ini ialah amalan ibadah ataupun perbuatan dalam rangka memohon maaf ataupun meminta ampunan kepada Allah.

Meminta ampunan atas seluruh perbuatan dosa- dosa yang dilakukan oleh manusia dalam kondisi disengaja ataupun tidak disengaja.

istighfar
istighfar

Tiap umat muslim diajarkan membaca ataupun melafalkan bacaan istighfarr ini tiap hari. Mulai semenjak pagi hari bacaan istighfarr ini telah menyertai di dalam doa pagi hari yang bisa diamalkan tiap pagi.

Begitu pula kala sore hari menjelang maghrib, bacaan istighfar ini pula hendak menyertai doa sore hari. Doa ini sebagai ungkapan permohonan maaf kepada Allah atas seluruh perbuatan yang sudah dilakukan di waktu pagi serta siang hari.

Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Thabrani, bahwa Rasulullah bersabda :

مَا اَصْبَحْتُ غُدْوَةً اِلَّا استَغْفَرْتُ اللهَ مِئَةَ مَرَّةً

Artinya

“Tidak pernah di waktu pagi saya melewati, kecuali saya membaca istighfar 100 kali”.

Permohonan ampunan Rasulullah kepada Allah dengan mengucapkan istighfar juga diriwayatkan juga oleh Al-Imam Muslim.

Rasulullah bersabda :

اَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم جَمَعَ النَّاسَ فَقَالَ : يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ فَإِنِّي أَتُوبُ إِلَى اللَّهِ فِي اليَوْمِ اِلَيْهِ مِئَةَ مَرَّة

Artinya

Sesungguhnya Rasulullah mengumpulkan manusia dan beliau berseru,”Wahai manusia, tobatlah kalian kepada Allah. Sesungguhnya saya bertobat kepada Allah dalam sehari sebanyak 100 kali.”

Rasulullah membaca istighfarr 100 kali dalam waktu pagi sebanya 100 kali sebagai ungkapan permohonan ampun dan bertobat kepada Allah.

Allah berfirman dalam Al Quran surah Nuh ayat 10 :

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

Artinya

Maka aku katakan kepada mereka, “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun” (QS. Nuh ayat 10).

Jadi jangan sia-siakan kesempatan untuk selalu bertobat dan memohon ampun kepada Allah. Anda bisa dengan mengamalkan membaca istighfar setiap hari atau dengan melakukan sholat sunnah taubat.

Bacaan Istighfar

Ada beberapa bacaan istighfar yang baik untuk diamalkan atau dibaca. Terdapat bacaan istighfar yang singkat dan ada juga bacaan doa istighfar yang panjang.

Slahkan simak beberapa bacaan doa istighfar berikut.

Bacaan Istighfar 

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

“Astaghfirullah Al Adzim.”

Artinya

“Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung.”

Bacaan Istighfar Panjang

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْه

“Astaghfirullohal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih.”

Artinya

“Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Nya.”

Bacaan Raja Istighfar

للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Allahumma Anta Rabbii Laa Ilaaha Illaa Anta Khalaqtnii Wa Anna ‘Abduka Wa Anaa ‘Alaa ‘Ahdika Wa Wa’dika. Mastatha’tu a’uudzu Bika Min Syarri Maa Shana’tu Abuu u Laka Bini’ Matika ‘Alayya Wa Abuu-uBidzanbii Faghfir Lii Fa Innahu Laa Yagfirudz Dzunuuba Illa Anta”

Artinya

”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu”

“Dan Aku berjanji kepada-Mu dengan semampuku,  Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat”

“Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”. (HR. Bukhari).

Keutamaan Doa Raja Istighfar

Bagi siapa saja umat muslim yang membaca doa sayyidul istighfar maka akan meperoleh kemuliaan dari Allah. Keutamaan doa Sayyidul Istighfar terdapat dalam hadist berikut :

من قالها من النهار موقنا بها فمات من يومه قبل أن يمسي فهو من أهل الجنة و من قالها من الليل و هو موقن بها فمات قبل أن يصبح فهو من أهل الجنة

Artinya

“Barangsiapa mengucapkannya di siang hari dalam keadaan yakin dengannya kemudian dia mati pada hari itu sebelum petang hari, maka dia termasuk penduduk surga.”

“Dan siapa yang mengucapkannya di waktu malam hari dalam keadaan dia yakin dengannya, kemudian dia mati sebelum shubuh maka dia termasuk penduduk surga.” (HR. Al-Bukhari).

Arti Istighfar tidak terletak pada pengucapannya, tetapi pada seberapa dalam ataupun khusuknya seorang yang beristighfar. Seberapa kuat dia memaknai serta menghayati apa yang dia ucapkan.

Untuk siapa yang mengucapkan doa ampunan ini serta menjaganya dalam kehidupan tiap harinya, hingga hendak mendapatkan janji Allah.

Janji Allah dengan membagikan pahala serta ganjaran besar, sebab dia memulai dengan membuka harinya serta mengakhiri dengan menutup penetapan Tauhidullah baik Rububiyyah- Nya serta Ululhiyyah- Nya.

Tiap manusia ialah tempatnya salah serta dosa. Untuk yang masih mengerjakan perbuatan- perbuatan yang berdosa supaya senantiasa senantiasa mengingat Allah buat meminta ampunan- Nya.

Dengan membaca doa istighfar inilah, bagaikan bentuk kalau dia menyadari kesalahannya serta tetap meminta ampunan kepada Allah tiap waktu. Allah Maha Pengampun kepada hambanya yang serius bertobat.

Baca Juga : Do’a Shalat Dhuha, Tata Cara, dan 7 Keutamaannya

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: