Menulis 113 Bismillah pada Awal Muharram

Menulis 113 Bismillah

Pada tahun baru Hijriyah tepatnya pada tanggal 1 muharram umat muslim seindonesia bahkan sedunia sedang merayakan dan berbahagia.

karena pada pergantian tahun itu banyak keutamaan-keutamaan ibadah dan amalan yang dapat kita laksanakan dan mendapat berkahnya.

Dalam hitungan penanggalan Hijriyah, tepat 20 Agustus nanti hendak memasuki 1 Muharram 1442 Hijriyah.

Bulan Muharram ialah salah satu bulan yang istimewa untuk umat islam.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al Quran Pesan At Taubah: 36, bulan Muharam merupakan satu di antara empat bulan yang dimuliakan.

Awali tahun baru dengan doa, tidak terdapat buruknya, Apalagi dianjurkan Apala, gi jika memanglah terdapat doa awal tahun dan akhir tahun.

Sebab banyak harapan yang hendak kita ajukan kepada Allah subhanahu wa ta’ ala, Permohonan atau  rahmat, perlindungan, keselamatan, kelapangan rezeki, jodoh, karir, meninggal husnul khatimah, dan seterusnya.

Pada pergantian tahun baru hijriyah ada amalan unik insyaallah mudah untuk kita kerjakan dan bayak makna yang terkandung.

Amalan tersebut adalah menulis 113 Bismillah, pernahkah kamu pendengar sebelumnya?? yuk simak penjelasanya berikut ini:

Penjelasan dalam kitab Khazinatul Asrar Jalilatul Adzkar

بسم الله الرحمن الرحيم

حمدا له أظهر في الوجود * نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد * الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى * صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم * وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Imam Muhammad Haqqiy an-Naziliy rahimahullah mencatatkan dalam kitabnya Khazinatul Asrar Jalilatul Adzkar halaman 92:

Siapa saja yang menulis:

بسم الله الرحمن الرحيم

Sebanyak 113 kali pada tanggal 1 Muharram pada kertas atau buku, maka dirinya dan keluarganya akan diberi perlindungan dari segala musibah dan bala selama seumur hidup.

Caranya Mengamalkanya

1. Harus dalam keadaan suci

Hendaknya menulis kalimat Bismillahir Rahmanir Rahim (tulisan arab) pada tanggal 1 Muharram melaksanakanya dalam keadaan berwudhu,

2. Menghadap qiblat dan menutup aurat

Menghadap qiblat, menutup aurat dan tidak berbicara setelah itu niat lidaf’ul bala (tolak bala), Tahshin (benteng) dan jalbul manafi’ (memperoleh manfaat)

3. Niat tabarruk ayat Al-Qur’an

Niatkan semata-mata untuk bertabarruk dengan ayat al-Qur’an Bismillahir Rahmanir Rahim dan salah satu bulan yang mulia yaitu bulan Muharram.

Syekh Muhyiddin Zadah dalam kitab Hasyiyah Tafsir al-Baidhawiy juz 1 halaman: 45 mengutip riwayat dari Khalifah Umar Bin Abdul Aziz Rahimahullah yang menyatakan:

طولوا الباء وأظهروا السين ودوروا الميم تعظيما لكتاب الله

Panjangkan huruf Ba dan (perjelas) huruf Sin dengan giginya dan bulatkan huruf Mim dengan lubang ketika menulis بسم الله sebagai bentuk penghormatan kepada al-Qur’an.

Setelah itu bisa memulai waktu penulisannya sejak adzan maghrib ketika sudah muncul hilal (bulan muda) hari pertama pergantian tahun tanggal 1 bulan Muharram dan berakhir ketika adzan besok malamnya.

Baca juga : Bismillahiladzi Laa Yadhurru Doa Memohon Pelindungan

Sanad Muttasil

Adapun sanad muttashil (bersambung) kepada pengarang kitab Khazinatul Asrar Jalilatul Adzkar, Imam Muhammad Haqqiy an-Naziliy Radhiyallahu Anhu:

الحاج رزقي ذو القرنين اصمت البتاوي عن كياهي الحاج عبد الرزاق امام خليل الجاوي اللاسمي عن العلامه حسن بن

محمد المشاط المكي عن العلامه الشيخ خليفة بن احمد بن موسى بن نبهان يقال خليفة النبهاني (1270-1355 هجريه)

عن صاحب كتاب خزينه الاسرار الامام الشيخ محمد حقي النازلي رضي الله عنهم اجمعين

Pengarang kitab Khazinatul Asrar adalah Imam Muhammad Haqqiy Bin Ali Bin Ibrahim an-Naziliy seorang ahli Shufi dari Kota Aidien, Wafat di kota Makkah pada tahun 1301 Hijriyah bertepatan dengan tahun 1884 Masehi.

Seorang ulama nusantara yang menjadi guru besar Masjid Al-Haram yakni Syekh Abdul Hamid Kudus dalam kitabnya yaitu Kanzun Najah Was surur halaman: 16 juga mengutip cara penulisan Bismillahir Rahmanir Rahim

Beliau meriwayatkan dari Syekh Ma-ul Ainain Bin Muhammad Fadhil al-Qalqamiy yang merupakan salah satu ulama besar dari Maoratania, Afrika.

Beliau lahir pada tahun 1246 Hijriyah serta meninggal di kota Tiznit, Maroko pada tahun 1328 Hijriyah bersamaan dengan 25 Oktober 1910 Masehi.

Dari sumber informasi yang al- Faqir lacak akhirnya bahwa kutipan faidah kitab Khazinatul Asrar lebih dulu dari apa yang  oleh Syekh Maa- ul Ainain.

Setelah menulis 113 bismillah untuk membaca doa sesuai hajat. setelah itu tulisan 113 bismillah tadi serta simpan dalam lemari ataupun tempat yang layak.

Kenapa harus sebanyak 113 ada rahasia apa pada bilangan 113?

Jawabannya: yaitu karena jumlah surat dalam Al-Qur’an ada 114 surat, dan surat-surat tersebut semuanya mengawali dengan bismillahir rahmanir rahim

kecuali satu surat saja yakni pada surat at-Taubah, Jadi yang mengawali dengan bismillah hanya 113 surat.

Imam Muhammad as-Syarbiniy al-Khathib dalam kitab tafsirnya as-Sirajul Munir membuat 113 macam redaksi tafsir bismillahir rahmanir rahim.

Doa setelah menulis 113 Basmalah

اللهمّ انّى اسألك بفضل بسم الله الرحمن الرحيم وبحقّ بسم الله الرحمن الرحيم وبهيبة بسم الله الرحمن الرحيم وبمنزلة

بسم الله الرحمن الرحيم ارفع قدري ويسّرلى امري واشرح صدري يامن هو كهيــعص حمعسـق المّ المّص المر حـم الله

لااله الاهو الحيّ القيّوم بسرّ الهيبة والقدرة وبسرّ الجبروت والعظمة اجعلنى من عبادك المتّقين واهل طاعتك المحـبّين

وارزقنى علمانافعا ياربّ العالمين وصلّى الله على سيّدنامحمّد وعلى آله وصحبه وسلّم

Hal ini kutipan ulang dari kitab ittihaful amajid binafaisil fawaid karya Abu Mun’yah as-Syakunjiy.

yang terpenting kita selalu menjaga dan meneruskan tradisi-tradisi para ulama agar tidak sampai hilang. dan mendapat berkah.

Wallahu A’lam bisShawab

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: