Bismillahiladzi Laa Yadhurru Doa Memohon Pelindungan - almuawanah

Bismillahiladzi Laa Yadhurru Doa Memohon Pelindungan

Bismillahiladzi Laa Yadhurru- Doa ini ialah suatu ungkapan keberserahan diri pada Allah dari seluruh bahaya yang sewaktu- waktu dapat terjalin pada diri serta keluarga kita.

Pastinya kita bagaikan manusia yang lemah tidak dapat mengenali apa yang hendak terjadi besok ataupun sedetik yang hendak tiba, hingga telah sepatutnya kita menyerahkan diri meminta proteksi hanya pada Allah Subhanahu wataala yang Maha mengenali.

Kita sebagai perempuan, pada dasarnya tidak mempunyai kekuatan sebesar pria, sehingga kodrat perempuan merupakan untuk dilindungi sebaliknya kodrat pria merupakan untuk melindungi keluarganya.

Tetapi, bagaikan perempuan paling utama untuk yang telah jadi seseorang bunda, kita juga bisa mengambil kedudukan bagaikan penjaga keluarga kita walaupun dengan tidak memakai kekuatan raga.

Apakah kekuatan itu? Ialah“ tenaga ruhani” yang terus dikuatkan lewat doa ini yang tetap dibaca buat melindungi ataupun membentengi diri sekalian keluarga kita dari seluruh berbagai bahaya baik yang nampak ataupun bahaya yang gaib.

Begitulah dahsyatnya suatu doa, paling utama doa seseorang bunda. Kala kita sebagai anak selamat dari bahaya, ingatlah kalau doa ibu- lah tetap berfungsi di dalamnya. Hingga, wahai perempuan jadilah juru selamat untuk keluarga dengan kekuatan ruhani yang terus kita kuatkan pada Allah Subhanahu wataala.

Aman dari segala bahaya merupakan harapan setiap manusia, baik dari sisi jasad,harta,akal, harga diri,hati, keturunan,dll. Selain itu, kita memohon perlindungan pada Allah karena kita sadar bahwa kita tak bisa melindungi diri sendiri di waktu-waktu kehidupan kita:

1. Di saat tidur dan terjaga

2. Di saat bekerja dan istirahat

3. Di masa muda dan tua

4. Di masa suka dan duka

5. Ketika terhormat dan terhina

6. Ketika bodoh dan berilmu

Sehingga mintalah pada-Nya perlindungan baik di dunia hingga perlindungan di akhirat untuk diri sendiri dan keluarga.

Meskipun doa ini sudah menjadi benteng bagi diri dan keluarga, namun bukan berarti kita menghilangkan segala ikhtiar lain untuk terhindar dari bahaya, jadi tetaplah menjadi pribadi yang waspada dan sigap berjaga. Ikhtiar menjaga diri sudah dilakukan maka doa ini sebagai penyempurnanya. Semoga dengan ini semua Allah memberikan keselamatan dunia maupun akhirat. Aamiin…

Hadits Rasulullah Saw

وَعَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُولُ فِي صَبَاحِ كُلِّ يَوْمٍ وَمَسَاءِ كُلِّ لَيْلَةٍ : بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ العَلِيمُ ، ثَلاثَ مَرَّاتٍ ، إِلاَّ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ )) . رَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ وَالتِّرْمِذِيُّ ، وَقَالَ : (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ صَحِيْحٌ ))

Dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

Tidaklah seorang hamba mengucapkan setiap pagi dari setiap harinya dan setiap petang dari setiap malamnya kalimat: BISMILLAHILADZI LAA YADHURRU MA’ASMIHI SYAI-UN FIL ARDHI WA LAA FIS SAMAA’ WA HUWAS SAMII’UL ‘ALIIM (dengan nama Allah Yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi dan tidak juga di langit, dan Dialah Yang Maha Mendegar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, maka tidak aka nada apa pun yang membahayakannya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih). [HR. Abu Daud, no. 5088; Tirmidzi, no. 3388; Ibnu Majah, no. 3388. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan].

Faedah Hadits

1. Hendaklah seseorang muslim memohon perlindungan kepada Allah serta menjadikan nama Allah untuk mempermudah aktivitasnya.

2. Dengan nama Allah akan melindungi kita dari kejelekan secara makna, kejelekan‘ ain, terlindung dari hewan jahat, terlindung dari jin, terlindung dari setan, sebab Allah Maha Mendengar kondisi hamba serta Maha Mengenali seluruh kondisinya pada tiap waktunya. Bukanlah sesuatu kejelekan mengenai kita melainkan dengan izin Allah.

3. Disunnahkan membaca dzikir ini untuk memperoleh perlindungan dengan ketetapan Allah dari seluruh wujud mudarat serta bahaya.

3. Marah bisa membuat kita luput dari kebaikan.

4. Bila Allah berkehendak untuk melaksanakan ketetapan- Nya, hingga hamba tidak dapat menghindari apa yang telah jadi ketetapan tersebut.

5. Doa bisa menolak takdir.

6. Perawi hadits sangat mencermati hadits dari segi penerimaan serta penyampaian.

7. Para salaf begitu yakinnya kepada Allah serta begitu percaya dengan apa yang di informasikan oleh Rasul shallallahu‘ alaihi wa sallam.

8. Ini jadi dalil kalau waktu dzikir petang diawali dari masuknya waktu malam ialah tenggelamnya matahari( waktu Maghrib) sampai waktu Isya berakhir.

9. Dalam hadits disebutkan,“ Bukanlah seseorang hamba mengucapkan tiap pagi dari tiap harinya serta tiap petang( masaa’) dari tiap malamnya.”

Semoga kita semua senantiasa selalu dalam lindungan Allah Swt. selalu berdoa (Bismillahiladzi laa yadhurru dan memohon perlindungan seta yakin akan takdinya Nya.

Baca Juga : Doa Terhindar Dari Penyakit Corona, Menular Dan Berbahaya

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: