Ada Lima Hukum Membaca Bismillah

Membaca Basmallah / bismillah diperintah didalam setiap urusan yang dianggap penting menurut syara, maksudnya yang bukan haram dan makruh dzatnya dan juga bukan merupakan perkarayang dianggap hina.

Oleh karena itu haram membacanya untup perkara haram dzatnya seperti zina, tidak untuk perkara yang haram baru-baru seperti wudhu dengan menggunakan air ghosob.

Dan makruh membacanya untuk suatu perkara yang makruh dzatnya seperti melihat farji istrinya, tidak makruh untuk perkara yang baru-baru seperti makan bawang merah.

Kemudian membacanya tidak diperintah untuk perkara-perkara yang dianggap hina seperti menyapu sampah karena menjaga isim Allah swt dari dibarengi perkara yang dianggap hina.

Hukum Membaca Basmalah

Bahwa membaca basmallah itu terkait hukum yang lima

1. Wajib

Seperti dalam shalat menurut mazhab syafi’i.

2. Sunnah

Baik sunnah ‘ain seperti didalam wudhu dan mandi maupun sunnah kifayah seperti disaat makan bersama dan waktu jima.

3. Haram

Seperti membacanya untuk perkara yang haram dzatnya seperti zina.

4. Makruh

Seperti membacanya untuk perkara yang makruh dzatnya.

5. Mubah

Seperti membacanya untuk semua urusanyang tidak dianggap mulia seperti memindahkan barang dari suatu tempat ketempat lain.

Hadis Rasulullah Saw

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ أَمْرٍ ذِيْ بَالٍ لاَ يُبْدَأُ فِيْهِ بِـ : بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ فَهُوَ أَبْتَرُ

Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan ‘bismillahirrahmanir rahiim’, amalan tersebut terputus berkahnya.” (HR. Al-Khatib dalam Al-Jami’, dari jalur Ar-Rahawai dalam Al-Arba’in, As-Subki dalam tabaqathnya)

Makna sabda Nabi saw ( أَبْتَرُ ) yang terdapat dalam hadis diatas yaitu kurang barokah atau sedikit barokah.

Sedikitnya barokah didalam sesuatu itu tergantung keadaan sesuatu tersebut, adapun kurang keberkahan didalam mengarang kitab yaitu sedikitnya bermanfaat untuk manusia dan sedikitnya pahala.

Adapun kurang keberkahan didalam makan yaitu sedikitnya bermanfaat untuk anggota badan,

Adapun kurang keberkahanya didalam membaca Al-Qur’an yaitu sedikitnya memberi manfaat untuk si pembaca dikarenakan ke was-wasan setan.

Sabda Nabi (فَهُوَ أَبْتَرُ) menurut jumhur itu tergolong Tasybih Baligh, yaitu tasybih yang diadakan musyabbah dan Musyabahbih nya dan dibuang wajah syibih dan adat tasybih, atau tergolong isti’aroh menurut syaikh Taftazani.

Sesuatu yang ditulis oleh qolam adalah Basmalah. oleh karena itu jika kamu menulis suatu kitab maka tulis basmalah / bismillah pada awalnya, dan basmalah merupakan pembuka setiap kitab yang diturunkan.

Jumlah Huruf Basmalah

Jumlah Huruf Basmalah secara tulisan ada 19 huruf, jumlah juru kunci neraka ada 19 malaikat,

lalu ibnu mas’ud berkata “Barang siapa yang ingin diselamatkan oleh Allah swt dari malaikat zabaniah yang 19 maka bacalah basmalah.

Setiap kitab yang diturunkan oleh Allah swt kepada para nabi itu dimulai dengan basmalah hanya bukan dengan bahasa arab, dan bukan dengan susunan ini kecuali Al-Qur’an

Dan basmalah yang terdapat pada surat An Naml dari Nabi Sulaiman didalam kitabnya untuk Balqis karena hanya merupakan terjemah atau tafsir dari basmalah / bismillah yang terdapat didalam kitabnya untuk Balqis.

Bahwa Allah swt menjadikan huruf pertama pada basmalah dengan huruf ba’ tidak dengan yang lain karna ia merupakan huruf syafawi (rongga bibir) yang terbuka dengan nya bibir sewaktu tidak terbuka bibir dengan yang lainya.

Referensi dari kitab Minhatul Muin karangan Abuya Muhkhtar Annizom

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: