3 Waktu Yang tepat Untuk Menghafal

Banyak para pelajar yang mengelihkan akan sulitnya menghafal, terutama para santri, yang sedang menjalani proses menghafal Al-Qur’an atau kitab kuning.

Kesulitan menghafal tentunya kembali lagi kepada masing-masing individu, karena tidak semua orang memiliki tingkat kecerdasan menghafal yang sama.

Terlepas dari tingkatan hafalan setiap orang, ada beberapa waktu yang cocok dan direkomendasikan untuk menghafal.

Sebagaimana dikutip dari muqodimah  kitab Majmu Syarh Muhadzzab Imam Al-Khatib Al-Baghdadi menyebutkan lima waktu yang baik untuk menghafal yaitu.

waktu sahur, Pagi Hari, Siang Hari, Malam Hari, dan Waktu Lapar.

Terlihat sekilas waktu waktu yang direkomendasikan oleh imam al-khatib al-Baghdadi memang semua waktu dalam 24 jam.

semuanya kembali pada luang nya waktu kita masing-masing.

1. WAKTU SAHUR

subuh

Waktu sahur dan pagi hari menjadi waktu yang tepat untuk menghafal karena saat itu pikiran dan otak kita masih fresah dan belum banyak beban pikiran, sehingga hafalan mudah masuk ke otak kita.

2. SIANG HARI

waktu siang

Siang Hari, sekitar jan 14:00 wib hingga menjelang waktu ashar juga menjadi waktu yang baik untuk menghafal.

Asalkan tempat dan kondisi ketika menghafal hening dan tidak gaduh sehingga dapat membuat otak kita fokus menyimpan hafalan. begitu juga waktu malam

3. WAKTU LAPAR

Lapar menajamkan mata

Adapun ketika lapar, waktu tersebut menjadi waktu yang sangat baik untuk menghafal,

ketika perut kenyang, maka tubuh akan meresponnya dengan rasa kantuk dan ingin bersantai-santai.

oleh karena itu waktu lapar sangat cocok untuk menyerap dengan mudah hafalan kedalam otak dan fokus.

Berapa banyak kita perhatikan banyak santri yang menjalani puasa sunah setiap harinya untuk mempermudah hafalan Al-Qur’an dan kitab mereka.

Disebutkan  dalam kitab Syarh Nashoihul Ibad ‘ala al-Munabbihat ‘ala al-Isti’dad Liyaum il-Ma’ad Karya Syaikh Nawawi Al-Bantani :

عن علي كرم الله وجهه أنه قال ثلاث يزدن فى الحفظ ويذهبن البلغم  السواك والصوم وقراءة القران

Dari Sayidina Ali Karomallahu Wajhah Bahwasanya beliau berkata : Ada tiga perkara yang dapat menambah kekuatan hafalan dan menghilangkan dahak yaitu Bersiwak, Berpuasa, dan Membaca Al-Qur’an.

Tinggalkan komentar